Lampaui Target Pengumpulan, Presiden Jokowi Puji Digitalisasi Zakat BAZNAS

residen Republik Indonesia Ir. H. Joko Widodo (Jokowi) memuji langkah Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI yang memanfaatkan teknologi digital, sehingga target pengumpulan zakat, infak, dan sedekah selalu melampaui target melalui gerakan cinta zakat sejak 2021 silam dengan pertumbuhan zakat, infak dan sedekah di indonesia rata- rata naik 30 persen pertahun sejak 2021. Hal tersebut disampaikan Presiden Jokowi saat membuka Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) BAZNAS 2024 di Istana Negara, Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur, Rabu (25/9/2024).

Menurut Presiden Jokowi, pemanfaatan teknologi digital membuat pengumpulan zakat, infak, sedekah di Indonesia selalu melampaui target dalam beberapa tahun terakhir.

“Saya senang beberapa kali saat BAZNAS mengadakan acara di istana, semuanya sudah dilakukan dalam bentuk digitalisasi, ini adalah bentuk kecepatan yang saya inginkan,” ujar Presiden Jokowi

Untuk meningkatkan pengumpulan zakat, dilaksanakan Rapat Koordinasi Nasional ( Rakornas) Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) yang diselenggarakan selama tiga hari pada 25-27 September 2024, di Istana Negara, Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur dan dibuka langsung oleh Presiden Republik Indonesia Ir. H. Joko Widodo (Jokowi) dengan mengangkat tema “Sinergi Pengelolaan Zakat Inklusif untuk Penanggulangan Kemiskinan dan Kesejahteraan dalam Rangka Sukses Astacita.” dihadiri oleh Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno, Wakil Menteri Agama KH. Saiful Rahmat Dasuki, Wakil Menteri Pertanahan Raja Juli Antoni, 1.200 peserta yang berasal dari unsur pimpinan BAZNAS se-Indonesia, termasuk dari Pusat, 38 Provinsi, dan 514 Kabupaten/Kotaserta perwakilan dan dua ormas besar Islam di Indonesia Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah.

Pada kesempatan tersebut Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., menyatakan bahwa pembukaan Rakornas BAZNAS 2024 di IKN adalah tonggak sejarah yang patut disyukuri dan dibanggakan, ia menyampaikan bahwa Rakornas BAZNAS 2024 bertujuan memperkuat tata kelola zakat secara nasional, sehingga pengelolaan zakat dapat berjalan maksimal dan terintegrasi antara BAZNAS, BAZNAS Provinsi, dan BAZNAS Kabupaten/Kota.

“Tujuan Rakornas ini adalah untuk meningkatkan tata kelola kinerja pengelolaan ZIS-DSKL secara nasional dalam rangka mencapai visi dan misi BAZNAS tahun 2025, sehingga ZIS-DSKL dapat menyejahterakan mustahik secara nasional melalui BAZNAS Provinsi dan BAZNAS Kabupaten/Kota,” pungkasnya.

Kiai Noor mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada Presiden Jokowi atas dukungan dan kerja sama yang luar biasa, khususnya dalam membangun kolaborasi antara Pemerintah dan BAZNAS. 
Dengan berlangsungnya kegiatan Rakornas, ketua BAZNAS Provinsi Kepri  Drs. H. Arusman Yusuf, M.H.I berharap peningkatan strategi pengumpulan dan memiliki solusibterdepan dalam menangani masalah di kepri terutama sektor kemiskinan.

“Dengan adanya Rakornas 2024 ini, BAZNAS Kepri akan lebih maju lagi dan dapat menghimpun ZIS serta dapat mendistribusikan tepat sasaran,” tegasnya.

Ia juga menambahkan bahwa BAZNAS Kepri terus berupaya dalam membantu pemerintahan di Kepulauan Riau untuk mengurangi angka kemiskinan di sisa kepemimpinannya.

” disisa masa kepemimpinan lebih kurang 2 tahun lagi, baznas kepri dapat membantu menurunkN angka kemiskinan di kepri dengan program2 BAZNAS Kepri yang bisinergi dengan pemerintahan,” tutupnya.

Tinggalkan komentar